beberapa catatan yang sayang sekali kalau di buang, mudah mudahan bermanfaat bagi saya dan juga anda yang membaca
Selasa, 22 Mei 2012
Obat Panu Paling Mujarab
Panu disebabkan oleh jamur yang bernama Malassezia furfur (dulu dipanggil Pityrosporum ovale). Pada pemeriksaan KOH, jamur ini tampak sebagai hifa pendek (semacam tangkai-tangkai) dan spora bulat (semacam buah) berkelompok. Biasanya kumat-kumatan dan tak jarang tanpa keluhan (asimptomatis).
Faktor-faktor Pencetus Infeksi oleh Jamur
- Lembab dan panas dari lingkungan, dari pakaian ketat, dan pakaian tak menyerap keringat.
- Keringat berlebihan karena berolahraga atau karena kegemukan.
- Friksi atau trauma minor, misalnya gesekan pada paha orang gemuk.
- Keseimbangan flora tubuh normal terganggu, antara lain karena pemakaian antibiotik, atau hormonal dalam jangka panjang.
- Penyakit tertentu, misalnya HIV/AIDS, dan diabetes.
- Kehamilan dan menstruasi. Kedua kondisi ini terjadi karena ketidakseimbangan hormon dalam tubuh sehingga rentan terhadap jamur.
Pencegahan :
- rajin mandi, namun keringkan tubuh dengan baik apalagi pada bagian bagian lipatan...agar tidak lembab.
- ganti handuk sesering mungkin, jangan menggunakan handuk yang lembab.
- jaga kebersihan rumah terutama kamar tidur.
- jangan sering gonta ganti/meminjam pakaian teman atau anggota keluarga lainnya.
-apabila terlanjur menggaruk bagian yang terkena panu atau jamur, cucilah tangan dengan sabun antiseptik, agar jamur tidak menyebar apabila kita menyentuh, menggaruk ataupun meraba bagian lain dari tubuh yang tidak terkena panu.
- gantilah pakaian pabila berketingat atau basah, pilih bahan pakaian yang mudah menyerap keringat seperti : katun atau bahan yang lebih bnyak mengandung katun dibanding polyesternya.
Ramuan obat tradisional
Beberepa tanaman obat dan ramuan tradisinal yang terkenal mujarab mengobati panu, kadas atau kurap adalah:
Lengkuas dan kapur sirih secukupnya ditumbuk sampai halus, kemudian digosokkan pada bagian kulit yang terkena panu pagi dan sore.
ramuan lain : Lengkuas dengan spirtus, Lengkuas dipotong-potong, bagian tubuh yg terkena infeksi jamur (panu) digosok-gosok dengan potongan-potongan lengkuas, kemudian diolesi dengan spirtus.
Bahan: 1 genggam daun ketepeng cina segar, sedikit tawas (atau 1 sendok makan kapur sirih). semua bahan direbus, dilumatkan sampai menjadi bubur, lalu digosokkan kuat-kuat pada kulit yang sakit, 2 x
per hari
10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.
Jahe diparut lalu dicampurkan remasan semut hitam dan diberi minyak kayu putih,
5. Bawang putih,
Ambila satu siung bawang putih berukurang cukup besar, setalah itu potonglah menjadi 2 bagian. Gosokanlah bagian yang telah dipotong ke bagian kulit yang terkena panu, maka panunya akan kering dan mengelupas dan akhirnya hilang.
Ambila satu siung bawang putih berukurang cukup besar, setalah itu potonglah menjadi 2 bagian. Gosokanlah bagian yang telah dipotong ke bagian kulit yang terkena panu, maka panunya akan kering dan mengelupas dan akhirnya hilang.
6. Buah pala ( untuk kudis)
buah pala dan belerang ditumbuk kemudian dicampur minyak kelapa, dipanaskan setelah dingin oleskan pada kulit yang terkena kudis.
Sedangkan obat yang untuk diminum: daun sambiroto, daun meniran, babakan pule, widoro putih. Rebus dan airnya untuk diminum.
Dari berbagai sumber:
http://www.iptek.net.id, resepobtkuno.blogspot.com, artikel-kesehatan-online.blogspot.com, ide-boedie.blogspot.com, wartamedika.com
Kamis, 17 Mei 2012
Penggolongan Obat
Penggolongan Obat perlu diketahui untuk mengetahuai penentuan pelabelan obat dalam penulisan etiket sesuai resep dokter. Menurut PerMenKes RI Nomor 949/Menkes/VI/2000 obat jadi adalah sediaan atau paduan bahan-bahan termasuk produk biologi dan kontrasepsi, yang siap digunakan untuk mempengaruhi dan menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosa, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, dan peningkatan kesehatan. Obat berperan sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Tidak kalah penting obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinik yang optimal.
Penggolongan obat berdasarkan jenisnya
1. Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas
2. Obat Keras
3. Obat Psikotropika dan Narkotika
1. Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas
Obat bebas adalah obat yang boleh digunakan tanpa resep dokter ( atau disebut obat OTC = Over The Counter ) dan dijual secara bebas karena aman untuk pengobatan sendiri, biasanya digunakan untuk penyakit ringan misalnya diare, vitamin. Obat bebas terdiri dari Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas.
Obat Bebas merupakan obat yang bisa dibeli bebas di apotek, bahkan di warung tanpa resep dokter, ditandai dengan lingkaran hijau bergaris tepi hitam. Obat bebas ini digunakan untuk mengobati gejala penyakit ringan. Misalnya vitamin/ multivitamin.
Obat Bebas Terbatas ( dahulu disebut daftar W = Waarschuwing = peringatan ), yakni obat-obatan yang dalam jumlah tertentu masih bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter, memakai tanda lingkaran biru bergaris tepi hitam. Pada kemasan obat seperti ini biasanya tertera peringatan bertanda kotak kecil berdasar warna gelap atau kotak putih bergaris tepi hitam, dengan tulisan sebagai berikut:
P. No. 1 : Awas ! Obat Keras bacalah aturan pemakaiannya.
P. No. 2 : Awas ! Obat Keras. Hanya untuk kumur, jangan ditelan.
P. No. 3 : Awas ! Obat Keras. Hanya untuk bagian luar dari badan
P. No. 4 : Awas ! Obat Keras. Hanya untuk dibakar.
P. No. 5 : Awas ! Obat Keras. Tidak boleh ditelan.
P. No. 6 : Awas ! Obat Keras. Obat wasir, jangan ditelan.
Dalam keadaan dan batas-batas tertentu, misalnya sakit yang ringan masih dibenarkan untuk melakukan pengobatan sendiri. Obat yang digunakan adalah golongan obat bebas dan bebas terbatas yang mudah diperoleh oleh masyarakat. Namun apabila kondisi penyakit semakin serius maka sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Apabila menggunakan obat-obatan yang mudah diperoleh tanpa menggunakan resep dokter atau yang dikenal dengan Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas harus diketahui bahwa obat tersebut telah memiliki izin edar dengan pencantuman nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Departemen Kesehatan.
Untuk kompetensi menerapkan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter maka Golongan obat ini dalam pengetiketan tanpa mencantumkan label “ Tidak Boleh Diulang Tanpa Resep Dokter”.
2. Obat Keras
Obat keras ( dahulu disebut daftar G = gevaarlijk = berbahaya ) yaitu obat berkhasiat keras yang untuk memperolehnya harus dengan resep dokter, memakai tanda lingkaran merah bergaris tepi hitam dengan tulisan K di dalamnya. Obat ini biasanya dipakai melebihi dosis dapat menyebabkan keracunan dan kematian. Tanda yang terdapat dalam blister maupun strip pasti ada tulisan “ hanya dengan resep dokter” atau diketahui dari No registrasi atau izin edar dengan kode DKL dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Departemen Kesehatan.
3. Obat Psikotropika dan Narkotika
Obat-obat ini sama dengan narkoba yang kita kenal dapat menimbulkan ketagihan. Karena itu, obat-obat ini mulai dari pembuatannya sampai pemakaiannya diawasi dengan ketat oleh pemerintah dan hanya boleh diserahkan oleh apotek atas resep dokter. Pelayanan penjualan obat golongan psikotropika dan narkotika harus berdasarkan resep dokter. Resep yang mengandung narkotika diberi tanda merah dibawah nama obatnya dan dicatat nomor resep, tanggal penyerahan, nama dan alamat penderita, nama dan alamat dokter, serta jumlah obat yang diresepkan. Apotek tidak boleh mengulang penyerahan obat narkotika atas dasar salinan resep.
4. Obat Psikotropika
Psikotropika adalah zat / obat yang dapat menurunkan aktivitas otak atau merangsang susunan syaraf pusat dan menimbulkan kelainan perilaku, serta akan menimbulkan halusinasi, ilusi, gangguan cara piker, perubahan alam perasaan dan dapat menyebabkan ketergantungan serta mempunyai efek stimulasi (merangsang) bagi para pemakainya. Obat golongan Psikotropika secara peredaran juga harus selalu dipantau karena Instansi kesehatan wajib mengirimkan laporan mengenai distribusi psikotropika secara berkala mengingat bahaya yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan obat ini. Karena obat golongan ini memang banyak disalahgunakan terutama pada kalangan remaja, maka pemerintah benar-benar memantau penggunaanya.
5. Narkotika
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menimbulkan pengaruh-pengaruh tertentu bagi mereka yang menggunakan dengan memasukkannya ke dalam tubuh, pengaruh tersebut berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan yang menyebabkan efek ketergantungan bagi pemakainya. Pendistribusian narkotika harus dilaporkan secara rutin sebulan sekali oleh instansi kesehatan yang berkaitan dengan obat-obatan narkotika.
Sudah tentu dalam proses peracikan sediaan atau menerapkan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter maka Golongan obat keras, psikotropika dan narkotika dalam pengetiketan harus mencantumkan label “ Tidak Boleh Diulang Tanpa Resep Dokter”.http://uraianresep.blogspot.com/search/label/Penggolongan%20Obat%20Untuk%20Penentuan%20Label%20Ulang%20Pada%20Etiket
Jumat, 11 Mei 2012
sate lilit ayam
Resep Membuat Sate Lilit Bali
Sate memang menjadi makanan favorit bagi sebagian orang. Sate mempunyai rasa yang nikmat dan lezat, tak heran bila sate disukai banyak orang. Pada postingan saya dahulu telah kita ketahui Resep Membuat Satai Ayam. Nah, untuk kali ini saya akan mencoba memberikan Resep membuat Sate Lilit Bali. Berbeda dengan Satai Ayam, Sate Lilit Bali menggunakan daging cincang dalam bahan utamanya. Cara membuat sate Lilit Bali ini sangat mudah dan sederhana. Langsung saja saya akan berikan resepnya untuk anda. Resep Membuat Sate Lilit Bali lengkap dengan bahan dan cara membuatnya.
Resep Sate Lilit Bali
Bahan:
- 300 gram daging cincang
- ½ butir kelapa parut
- 2 siung bawang putih goring
- 4 buah cabai merah
- 1 sendok teh ketumbar
- ½ sendok teh kencur
- 1 sendok teh gula merah
- ¼ sendok teh terasi
- 1 ruas jari lengkuas
- 1 sendok makan air jeruk limau
- Garam secukupnya
- Bawang putih goring dan semua bumbu dihaluskan
- Campurkan daging dengan setengah dari parutan kelapa. Aduk dengan bumbu halus lalu dibentuk bulat-bulat lonjong.
- Gulingkan lagi daging dalam sisa parutan parutan kelapa kemudian tusuk dengan tusukan bumbu (tusuk sate). Satu tusukan hanya ada satu bulatan lonjong daging
- Panggang sampai matang hingga warna kecoklatan.
- http://resepmenumasakan.web.id/resep-membuat-sate-lilit-bali/
sate lilit
Sate khas dari Bali ini menggunakan bahan dasar udang. Yang musti diperhatikan, besar kecilnya adonan udang yang dikepal berpengaruh terhadap lama waktu memanggang.
Resep Bahan Sate Lilit Bali :
Resep Bahan Sate Lilit Bali :
- udang 500 gram, kupas, kepala, kulit dan ekornya
- daun jeruk 2 lembar, potong halus
- serai 8 batang, untuk tusuk sate
- bawang merah 3 butir
- bawang putih 2 siung
- ketumbar 1 sendok teh
- kunyit 2 cm
- daun jeruk 1 lembar
- merica 1/2 sendok teh
- garam secukupnya
- Cincang udang hingga dagingnya halus, angkat dan sisihkan.
- Campur semua bumbu, lalu haluskan hingga lembut
- Campur udang cincang dengan daun jeruk dan bumbu halus, aduk hingga tercampur rata.
- Bentuk adonan udang menjadi bulat lonjong dengan tusuk serai, sambil dikepal-kepal hingga agak padat. Diamkan selama 15 menit.
- Bakar sate di atas bara sambil dibolak-balik hingga matang. Angkat.
- Sajikan.
es teler
Ahh enaknya…seger seger…Apalagi cuaca panas akhir-akhir ini, bikin hauuuss terus, biar seger minum Es Teler!!!
Resep Bahan Es Teler :
Selamat mencoba
http://inforesep.com/es-teler.html
Resep Bahan Es Teler :
- kolang-kaling manis 10 buah, potong-potong
- nangka iris 1 sendok makan
- alpukat kerok 3 sendok makan
- kelapa muda kerok 2 sendok makan
- sirup merah 3 sendok makan
- susu kental manis putih secukupnya
- es serut secukupnya
- Siapkan gelas, masukkan kolang-kaling, nangka, alpukat dan kelapa muda.
- Tuang sirup merah dan susu kental manis putih.
- Sajikan bersama es serut.
Selamat mencoba
http://inforesep.com/es-teler.html
Kamis, 10 Mei 2012
PENGENYAL BAKSO YANG AMAN
macam-macam Pengenyal Bakso yang masuk dalam katagory food grade.
Karagenan adalah pengenyal bakso yang alami karena terbuat dari bahan rumput laut. sifatnya bisa mengentalkan adonan, saya punya contoh, kalau anda pernah bikin agar-agar, dengan memakai hanya sekitar 7 gram tepung agar-agar kemudian ditambah air 4 gelas (800 cc), di sini terlihat tepung agar-agar yang jumlahnya sangat sedikit 7 gram, mampu mengikat air sebanyak 4 gelas menjadi seperti jelly. luar biasa kan.
Nah pengenyal bakso karagenan juga mempunyai sifat demikian dalam sebuah adonan bakso.
Pengenyal bakso Sodium Tripolyphospat sering di singkat STPP atau kadang juga disingkat STP. Pengenyal bakso ini Berbentuk serbuk putih, merupakan anorganik material dengan rumus kimia Na5P3O10 (wikipedia). cukup familiar dikalangan pedagang bakso, harga pengenyal bakso ini cukup terjangkau.
Sodium tripolyphospat digunakan dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
Pengenyal bakso MIXPHOS merupakan sebuah merek dagang yang sangat populer di kalangan industri perbaksoan. Sebenarnya MIXPHOS atau PHOSMIX adalah percampuran dari berbagai phospat. Phosmix Ada yang di impor dari Australia, tetapi produk lokal Indonesia juga ada. Kualitas phosmix impor dan lokal hampir setara. Referensi dari beberapa temanku yang berkecipung di dunia perbaksoan mengatakan kalau pengenyal bakso ini lebih Mahal dari STPP hampir 3 kali lipat. tetapi kualitasnya memang lebih baik dalam hal mengenyalkan bakso. Selain itu rasa getar juga tidak timbul ketika kita memakai pengenyal bakso ini.
ada dua macam pengenyal bakso, yaitu pertama pengenyal bakso yang di ektrak dari bahan alami dan yang kedua pengenyal bakso yang terbuat dari sintesis kimia.
Sedangkan manfaatnya dari kedua pengenyal bakso tersebut sama-sama sebagai pengental adonan.
cara kerja kedua jenis pengenyal bakso tersebut, semua sama yaitu mengikat air dalam adonan, sehingga terjadi sifat elastis dalam adonan.
Ketika makan bakso akan timbul sensasi bakso yang bertekstur kenyal. Sifat kenyal inilah yang sering dicari oleh para pembuat bakso.
Berikut ini adalah macam-macam pengenyal bakso:
1. KARAGENAN
![]() |
| KARAGENAN UNTUK BAKSO |
Nah pengenyal bakso karagenan juga mempunyai sifat demikian dalam sebuah adonan bakso.
Karaginan merupakan kelompok polisakarida galaktosa yang diekstraksi dari rumput laut. Sebagian besar
karaginan mengandung natrium, magnesium, dan kalsium yang dapat terikat pada gugus ester sulfat dari galaktosa dan kopolimer 3,6-anhydro-galaktosa. (Nehen,1987)
Karena pengenyal bakso karagenan ini alami dan berserat tinggi, maka sangat baik bila digunakan untuk pengenyal bakso. tetapi karena spesifikasi karagenan sangat beragam, ada yang untuk mie, es krim, yogurt, bakso dll, maka sebaiknya pilih karagenan yang dispesifikasikan khusus untuk bakso.
Sedangkan faktor harga, relatif cukup tinggi untuk kalangan industri bakso. Tetapi untuk perorangan yang hobby membuat bakso, saya kira patut dicoba karena alasan alami dan sehat.
Sedangkan faktor harga, relatif cukup tinggi untuk kalangan industri bakso. Tetapi untuk perorangan yang hobby membuat bakso, saya kira patut dicoba karena alasan alami dan sehat.
Kadar pemakaiannya 1-2% dari berat total adonan.
2. SODIUM TRIPOLYPHOSPAT FOOD GRADE
Pengenyal bakso Sodium Tripolyphospat sering di singkat STPP atau kadang juga disingkat STP. Pengenyal bakso ini Berbentuk serbuk putih, merupakan anorganik material dengan rumus kimia Na5P3O10 (wikipedia). cukup familiar dikalangan pedagang bakso, harga pengenyal bakso ini cukup terjangkau.
| STPP FOOD GRADE |
Sodium tripolyphospat digunakan dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
Menurut ahli pengolahan hasil ternak Undip Dr Ir Anang M Legowo MSc, dalam penelitiannya, penambahan sodium tripolifosfat dengan konsentrasi 0,1% sampai 0,2% saja sudah cukup bagus untuk mengenyalkan bakso.(di kutip dari koran Suara Merdeka).
Pemakaian yang terlalu banyak bisa menimbulkan rasa getar atau agak pahit.
3. MIXPHOS
| PHOSMIX |
Pemakaian dalam adonan maksimal 0.5 % dari berat total adonan.
4. MIXKARAGEN
Pengenyal bakso ini agak unik, karena merupakan blending antara Pengenyal alami dan pengenyal sintetis. menghasilkan karakter adonan yang cukup bagus.
MIXKARAGEN dipakai pada adonan bakso dengan prosentase 0.5 - 1% dari berat total adonan.
4. MIXKARAGEN
Pengenyal bakso ini agak unik, karena merupakan blending antara Pengenyal alami dan pengenyal sintetis. menghasilkan karakter adonan yang cukup bagus.
MIXKARAGEN dipakai pada adonan bakso dengan prosentase 0.5 - 1% dari berat total adonan.
5. SODIUM BIKARBONAT
Natrium bikarbonat adalah senyawa kimia dengan rumus NaHCO3. Dalam penyebutannya kerap disingkat menjadi bicnat. Senyawa ini termasuk kelompok garam dan telah digunakan sejak lama. Senyawa ini disebut juga baking soda (soda kue), Sodium bikarbonat, natrium hidrogen karbonat, dan lain-lain. Senyawa ini merupakan kristal yang sering terdapat dalam bentuk serbuk. Natrium bikarbonat larut dalam air. Senyawa ini digunakan dalam roti atau kue karena bereaksi dengan bahan lain membentuk gas karbon dioksida, yang menyebabkan roti "mengembang".(wikipedia)
Sering digunakan dalam pembuatan bakso, dengan maksud bakso lebih mengembang karena ada gelembung-gelembung kecil dalam tektur bakso yang disebabkan oleh pembentukkan gas CO2. Pori-pori kecil dalam tektur bakso tersebut bisa menyerap kuah bakso, sehingga menyebabkan bakso lebih terasa bumbunya dan semakin enak. Pemakaian dalam adonan bakso relatif sedikit sekitar 0.2% dari berat total adonan.
Sering digunakan dalam pembuatan bakso, dengan maksud bakso lebih mengembang karena ada gelembung-gelembung kecil dalam tektur bakso yang disebabkan oleh pembentukkan gas CO2. Pori-pori kecil dalam tektur bakso tersebut bisa menyerap kuah bakso, sehingga menyebabkan bakso lebih terasa bumbunya dan semakin enak. Pemakaian dalam adonan bakso relatif sedikit sekitar 0.2% dari berat total adonan.
Mungkin ada pengenyal bakso yang lain?
silahkan bagi pengalaman anda di Bengkel Bakso
Penulis: Gunawan
www.bengkelbakso.com
silahkan bagi pengalaman anda di Bengkel Bakso
Penulis: Gunawan
www.bengkelbakso.com
Langganan:
Postingan (Atom)
