Rabu, 29 Februari 2012

62,7 Persen Siswi SMP Tidak Perawan!

(Jakarta – KabarNet 27/02/2012) Perang melawan kemaksiatan di negeri ini tampaknya masih belum akan usai. Betapa tidak, hasil survei yang yang diselenggarakan oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak (KOMNAS-PA) baru-baru ini mengungkapkan bahwa sebanyak 62,7 persen siswi SMP sudah pernah melakukan hubukan seks pra-nikah, alias tidak perawan. Sementara 21,2 persen dari para siswi SMP tersebut mengaku pernah melakukan aborsi ilegal. Dari survei yang diselenggarakan KOMNAS-PA tersebut terungkap bahwa tren perilaku seks bebas pada remaja Indonesia tersebar secara merata di seluruh kota dan desa, dan terjadi pada berbagai golongan status ekonomi dan sosial, baik kaya maupun miskin.
Data tersebut diperoleh berdasarkan survei oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak (KOMNAS-PA) yang dikumpulkan dari 4.726 responden siswa SMP dan SMA di 17 kotabesar. Berdasarkan data tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi IX mendesak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) agar segera meningkatkan sosialisasi program pemerintah yang disebut Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) kepada siswa-siswi di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
“Ini dilakukan sebagai antisipasi meningkatnya perilaku seks bebas pada remaja yang saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Pemerintah harus meningkatkan program sosialisasi yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja,” tutur anggota Komisi IX DPR-RI, Herlini Amran, di Jakarta, pada hari Kamis (23/2/2012).
Temuan KOMNAS-PA tersebut akan membuat miris para orang tua yang membacanya secara detail. Dalam hal ini KOMNAS-PA melaporkan temuannya bahwa 97% remaja SMP dan SMA mengaku pernah menonton film porno, dan 93,7% dari para remaja itu mengaku pernah melakukan berbagai macam adegan intim tanpa penetrasi. Oleh sebab itu Komisi IX DPR melihat bahwa pemerintah perlu meningkatkan adanya Pusat Informasi dan Konseling (PIK) untuk remaja di daerah-daerah dan harus terus dilakukan pemantauan dari waktu ke waktu.
Lebih lanjut lagi, Herlini Amran menyampaikan pendapatnya, bahwa jika tidak segera dilakukan antisipasi terhadap kasus ini, maka dikhawatirkan akan berisiko besar bagi masalah kependudukan di Indonesia yang selanjutnya akan memicu timbulnya generasi bangsa Indonesia dengan kualitas rendah.
Dari data temuan KOMNAS-PA tersebut bisa diambil suatu kesimpuan bahwa tren perilaku seks bebas di kalangan remaja Indonesia mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Hal itu terlihat dari data BKKBN tentang Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia pada tahun 2002-2003, dimana dilaporkan bahwa remaja yang mengaku memiliki teman yang pernah berhubungan seksual sebelum menikah pada usia 14-19 tahun, saat itu masih pada angka 34,7 persen untuk remaja putri dan 30,9 persen remaja putra. Sedangkan temuan terakhir di atas sudah menunjukkan peningkatan sampai menyentuh angka 93,7 persen. Sebuah tren peningkatan perilaku seks bebas yang mengkhawatirkan di kalangan remaja Indonesia.
Sementara itu, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Sudibyo Alimoeso, mengakui bahwa saat ini masalah perilaku seks bebas dikalangan remaja tergolong kompleks dan sangat mengkhawatirkan. Hal ini, menurutnya, dipicu oleh kurangnya pengetahuan akan kesehatan reproduksi dan perilaku seksual yang benar.
Lebih lanjut Sudibyo menyatakan, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) tahun 2006, diperoleh temuan bahwa remaja yang mengaku pernah melakukan hubungan seks pra nikah adalah remaja berusia antara 13 sampai 18 tahun. Dari data tersebut sebanyak 60% dari para remaja itu mengaku tidak menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan intim dan mengaku melakukannya di rumah sendiri

Injil Kuno Kabarkan Kedatangan Nabi Muhammad SAW

 

(kabarnet 28/02/2012)Ankara – Pemerintah Turki telah mengkonfimasi sebuah injil kuno yang diprediksi berusia 1500 tahun. Injil kuno tersebut ternyata memprediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai penerus risalah Isa (Yesus) di bumi.
Bahkan Alkitab rahasia ini memicu minat yang serius dari Vatikan. Paus Benediktus XVI mengaku ingin melihat buku 1.500 tahun lalu. Sebagian orang memprediksi Injil ini adalah Injil Barnabas, yang telah disembunyikan oleh Turki selama 12 tahun terakhir.
Menurut mailonline, injil yang ditulis tangan dengan tinta emas itu menggunakan bahasa Aramik. Inilah bahasa yang dipercayai digunakan Yesus sehari-hari. Dan di dalam injil ini dijelaskan ajaran asli Yesus serta prediksi kedatangan penerus kenabian setelah Yesus.
Injil kuno berusia 1.500 tahun ini bersampu kulit hewan, ditemukan polisi Turki selama operasi anti penyeludupan di tahun 2000 lalu. Alkitab kuno ini sekarang di simpan di Museum Etnografi di Ankara, Turki.
Sebuah fotokopi satu halaman dari naskah kuno tulisan tangan Injil ini dihargai 1,5 juta poundsterling. Menteri Budaya dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay mengatakan, buku tersebut bisa menjadi versi asli dari Injil. Dan sempat tersingkir akibat penindasan keyakinan Gereja Kristen yang menganggap pandangan sesat kitab yang memprediksi kedatangan penerus Yesus.
Gunay juga mengatakan Vatikan telah membuat permintaan resmi untuk melihat kitab dari teks yang kontroversial menurut keyakinan Kristen ini. Kitab ini berada diluar pandangan iman Kristen sesuai Alkitab Injil lain seperti Markus, Matius, Lukas dan Yohanes.

Kalkulator Berat Badan

pengin tahukan berat badan kamu sudah seimbang apa belum, coba aja hitung dengan kalkulaor berat badan berikut ini.



The BMI is calculated with the formula body weight divided by height in meter to square. To make it easy for visitor of your web page to calculate the Body Mass Index, use the Free BMI Widget/BMI-Club . Please take also a look at BMI Formula.
Thank you for using the BMI calculator of BMI-Club.

Selasa, 28 Februari 2012

Tiap 1.000 orang, 4 Menderita Kanker

(sehatnews.com)Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan prevalensi tumor/kanker adalah 4,3 per 1000 penduduk
"Artinya dari setiap 1000 orang Indonesia sekitar 4 orang di antaranya menderita kanker,” ujar Menkes RI, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, pada acara peringatan Hari Kanker Sedunia bersama Ibu Negara, Ani Bambang Yudhono, di Istana Negara (22/2).

Prevalensi tumor/kanker tertinggi dilaporkan di Provinsi DIY, yaitu 9,6 per 1000 penduduk, terendah di Provinsi Maluku, yaitu 1,5 per 1000 penduduk. Prevalensi tumor/kanker umumnya lebih tinggi pada perempuan, sebesar 5,7 per 1000 penduduk dibandingkan  dengan pada laki-laki, sebesar  2,9 per 1000 penduduk.

Data dari Sistim Informasi Rumah Sakit (SIRS) 2008 menunjukkan, kanker payudara (18,4%) dan kanker leher rahim atau kanker serviks (10,3%)menduduki urutan pertama dan kedua terbanyak. abd

Awas, Alkohol Ciutkan Organ Hati Anda!

(sehatnews.com)Alkohol dapat menyebabkan adiksi atau ketagihan dengan toleransi penggunaan makin banyak tiap hari. Walaupun seseorang sudah memiliki toleransi untuk volume tertentu tetapi efek samping kronisnya tetap terjadi.
Penggunaan alkohol jangka panjang akan menyebabkan radang kronis pada saluran pencernaan khususnya lambung.
"Karena itu pasien yang menggunakan alkohol kronis akan dengan mudah ditemukan kelainan pada lambungnya. Saya beberapa kali medeteksi pasien yang secara endoskopi diketahui ada peradangan kronis pada lambung dan mengakui
sebagai pengguna alhohol rutin saat konfirmasi setelah pemeriksaan endoskopi," ujar Spesialis Penyakit Dalam dari FKUI-RSCM Dr.dr.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB.

Menurut Ari, setelah alkohol menyebabakan peradangan kronis pada saluran pencernaan, membentuk erosi sampai tukak usus, selanjutnya akan menyebabkan perubahan struktur dalam usus sampai berubah menjadi sel ganas (kanker).

Selain serangan pada lambung, peminum alkohol juga akan mengalami peradangan kronis yang akan berlanjut dengan penciutan hati (sirosis hati) dengan komplikasi lanjutan yang bermacam-macam antara lain pembengkakan pada perut dan terjadi perdarahan pada saluran cernanya.

Alkohol juga dihubungkan dengan dengan berbagai kanker antara lain kanker usus besar. Pasien peminum alkohol kronis akan mengalami tulang keropos (osteoporosis) , impotensi dan infertilitas. Pada wanita, alkohol juga menjadi salah faktor resiko terjadi kanker payudara. abd

Mengapa Minuman Soda Harus Dihindari?

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah riset terbaru mengindikasikan bahwa minum sekaleng soda setiap hari dapat meningkatkan risiko mengalami serangan jantung dan stroke.
Seperti yang dipublikasikan dalam Journal of General Internal Medicine, peneliti dari Universitas Miami Amerika Serkat memantau kebiasaan minum soda lebih dari 2.500 orang dan melihat kemungkinan risiko mengalami penyakit pembuluh darah, serangan jantung dan stroke selama periode 10 tahun.
Setelah memperhitungkan faktor yang ada seperti diabetes, tekanan darah tinggi, BMI, dan lain-lain, peneliti menemukan bahwa mereka yang menenggak minuman diet soda setiap hari, 43 persen lebih tinggi risikonya mengalami masalah pada pembuluh darah ketimbang mereka yang tidak meminumnya. Tetapi, mereka yang mengonsumsi sekitar 6 gelas diet soda per minggu dan 1 gelas diet soda per bulan memiliki risiko yang sama dengan orang yang tidak pernah minum soda.
Peneliti mengatakan, meski ada hubungan antara konsumsi diet soda terhadap risiko serangan jantung atau stroke, tetapi temuan ini tidak serta merta menunjukkan diet soda menyebabkan serangan jantung atau stroke. Karena menurut mereka, tidak ada penelitian yang menemukan hubungan antara konsumsi minuman ringan (soft drink) dan serangan jantung, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Demikian dijelaskan pemimpin peneliti Hannah Gardner, PhD, dari Miller School of Medicine, Universitas Miami.
Peneliti menduga, risiko serangan jantung pada peminum soda lebih karena risiko kenaikan berat badan yang disebabkan oleh soda itu sendiri, sehingga memicu serangan jantung.
Pertimbangan lainnya, peminum soda mungkin memiliki pola diet yang buruk secara keseluruhan.

Awas, Cabut Bulu Hidung Picu Bisul dan Radang Otak

TRIBUNNEWS.COM- Bagi Anda yang merasa memiliki kebiasaan mencabut bulu hidung sepertinya harus mulai berpikir untuk menghentikannya. Kebiasaan mencabut bulu hidung ternyata dapat berpotensi menimbulkan luka dan bisul di dalam hidung.

Bisul ini terasa sangat nyeri sehingga seringkali membuat penderita tidak dapat tidur dengan nyenyak. Selain itu, dikatakan pula bahwa luka yang diakibatkan oleh tindakan mencabut bulu hidung tersebut dapat menjadi sumber infeksi dan peradangan ke otak.

Hal ini terkait oleh struktur anatomi hidung di mana terdapat pembuluh darah di area jembatan hidung (nasal bridge) yang langsung menuju otak, dan akan berkumpul dengan berbagai pembuluh darah balik lainnya.

Daerah dari area jembatan hidung (nasal bridge) hingga sudut mulut dinamakan “segitiga kematian” atau “triangle of death" karena infeksi di tempat tersebut dapat langsung menjalar ke otak dan menyebabkan gumpalan di sinus kavernosus. Dengan alasan yang sama, kita sebaiknya menghindari segala bentuk intervensi yang melibatkan area segitiga tersebut, termasuk tindakan mencabut bulu hidung.

Bulu hidung sebaiknya dibiarkan tumbuh sesuai adanya, karena fungsinya sebagai filter bagi partikel-partikel kecil yang terhisap ke lubang hidung. Manfaat bulu hidung akan terasa saat kita berada di ruangan yang sangat berdebu.

Tubuh umumnya langsung merespons adanya partikel kecil yang terhisap hidung dengan cara bersin. Jika kita tidak memiliki bulu hidung, maka partikel tersebut akan masuk ke dalam saluran napas yang dapat berdampak negatif pada kesehatan.

Bagaimanapun, jika dirasa mengganggu, Anda dapat sedikit merapikan bulu hidung Anda menggunakan gunting kecil yang khusus didesain untuk memotong bulu di dalam lubang hidung Anda. Namun tetap perlu diperhatikan agar bulu hidung tidak dipotong terlalu pendek dan sisa potongannya tidak masuk ke dalam hidung.(klikdokter)